Jumat, 10 Februari 2012

Ditemukan 202 Butir Amunisi Tertanam Dibelakang Rumah

WONOGIRI, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Wiwik Priyanto.


- Sekitar 202 butir amunisi yang sudah berkarat berupa peluru jenis Minimi kaliber
5,56 milimeter berukuran 6 sentimeter ditemukan warga Dusun Klampisan RT 1 RW V, Desa
Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Senin sore (6/2). Peluru standar senjata api untuk TNI itu dibawa ke Polres Wonogiri, Selasa (7/2). Peluru yang masih aktif itu dimasukkan dalam kaleng cat plastik warna putih. AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kapolsek Kismantoro AKP Suwono mengatakan peluru ditemukan oleh Parwo (57) dan Rebo (31) saat menggali pondasi rumah milik Sunarno (45) dengan linggis.

Saat menggali pondasi untuk rumah belakang itu tiba-tiba linggis seperti menabrak benda keras. Setelah dilihat ternyata kaleng cat dari plastik yang isinya peluru-
peluru tadi. Saat itu masih menggali di kedalaman sekitar setengah meter. Peluru ditemukan di kedalaman sekitar satu meter,” jelasnya.

Bersama dua orang saksi masing masing Rebo dan Parwo amunisi tersebut diserahkan ke Polsek terdekat yang dilangsungkan ke Polres Wonogiri Di sisi lain Kasat Reskrim AKP Sugiyo menambahkan peluru-peluru itu diduga milik pemilik rumah yang terdahulu. “Sebelum ditempati Sunarno, rumah itu dulu ditempati oleh orang yang profesinya di Angkatan Laut. Orang itu juga punya adik ipar yang profesinya di Angkatan Darat.

Diduga peluru itu sengaja disimpan,” kata dia. Sementara itu pemilik rumah yang setelah pindah berdomisili di Semarang itu kini sudah meninggal dunia. “Peluru akan diserahkan ke Brimob untuk dimusnahkan,” terang Kasubag Polres Wonogiri AKP Supriyadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar